Sabtu, 22 Oktober 2016

Prophet Zakaria.As

Prophet Zakaria As.

Nabi Zakaria As

   Nabi Zakaria diutus Allah untuk memimpin kaum bani israil.Keadaan bani israil sudah sangat buruk,mereka selalu berbuat semaunya.Akibatnya,kejahatan semakin merajalela.Selain itu,bani israil selalu menyalahgunakan hukum Agama.Nabi Zakaria sangat sedih,karena dia tidak punya generasi penerus.Sejak lama,Nabi Zakaria mengharapkan keturunan.Tetapi,Allah belum juga memenuhi harapan Nabi Zakaria.Padahal,Nabi Zakaria sudah berusia 90 tahun

   Tetapi,Nabi Zakaria sedikit terhibur ketika melihat Maryam,yang dia anggap anaknya sendiri,selalu mendapatkan makanan yang dikirim dari surga.Keyakinan Nabi Zakaria akan kekuasaan Allah pun semakin kuat.Allah Maha Kuasa dan tidak ada sesuatu pun yang mustahil bagi-Nya.Suatu malam,Nabi Zakaria duduk seorang diri.Dengan penuh kekhusyukan dia berdoa."Ya Tuhanku,berikanlah aku seorang putra yang akan mewarisiku dan mewarisi sebangian dari keluarga Ya'qub.Jadikan dia seorang pemimpin yang akan meneruskan perjuanganku."

    Setiap malam,Nabi Zakaria dan istrinya berdoa.Dia memohon kepada Allah yang Maha Penolong dan Maha Berkuasa agar diberi keturunan yang saleh.Keduanya tidak pernah bosan dan terus berdoa kepada Allah.Allah yang Maha Pengasih mendengar Do'a hamba-hambaNya.Lalu,Allah berfirman memperkenalkan permohonan Zakaria."Hai,Zakaria.Kami memberi kabar gembira kepadamu.Kamu akan memperoleh seorang putra bernama Yahya yang saleh,yang membenarkan kitab-kitab Allah,manjadi pemimpin yang diikuti,dan dia akan menjadi seorang Nabi."

    Betapa bahagianya Nabi Zakaria ketika mendapat kabar gembira ini.Tetapi,ada sesuatu yang membuatnya ragu."Ya Tuhanku,bagaimana aku akan memperoleh anak sedangkan istriku adalah seorang perempuan yang tidak bisa punya anak dan aku sendiri sudah lanjut usia".Lalu,Allah menyakinkan Nabi Zakaria."Demikian itu adalah hal yang mudah bagiKu.Tidaklah aku telah menciptakan kamu padahal kamu di waktu itu belum ada sama sekali?"Nabi Zakaria kembali tersenyum dan bersemangat.Secercah harapan tampak jelas di wajahnya.

    "Ya Tuhanku,berilah aku suatu tanda bahwa istriku mengandung,"minta Nabi Zakaria."Tandanya kamu tidak dapat berkata-kata dengan manusia selama 3 hari berturut-turut kecuali dengan isyarat.Dan sebutlah Nama-Ku sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari."Keesokan harinya,Nabi Zakaria benar-benar tidak dapat berkata-kata.Beberapa lama kemudian,istri Nabi Zakaria mengandung.Nabi Zakaria semakin yakin kepada Allah yang Maha Penyayang.Nabi Zakaria senang dengan kehamilan istrinya.Karena,,sebentar lagi dia dan istrinya akan mempunyai putra yang didambakannya selama ini.

    Setelah 9 bulan,istri Nabi Zakaria pun melahirkan seorang anak laki-laki yang sehat.Kemudian,mereka beri nama beyi itu Yahya.Kehadiran Yahya kecil memberi arti yang dalam untuk keluarga Zakaria.Demikianlah kisah Nabi Zakaria.Melalui penantian yang sangat panjang,akhirnya Nabi Zakaria dikaruniai seorang putra yang akan menjadi penerus.Sungguh,Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.